az-ko

Mobile recent

Tokoh Masyarakat Hadiri Forum Silaturahmi Pembentukan Daerah Otonomi Baru Riau Pesisir

Redaksi
30.8.26, 30 August WIB Last Updated 2026-08-30T05:20:43Z
masukkan script iklan disini
masukkan script iklan disini

 




DURI - Sejumlah tokoh masyarakat, tokoh ulama, aktivis, menghadiri kegiatan forum silaturahmi badan pelaksana pembentukan otonomi baru wilayah Riau bagian pesisir dengan tokoh masyarakat Duri dan sekitarnya. Kegiatan tersebut dilaksanakan pada Minggu pagi (30/8/26) di aula Pondok Pesantren Hubbul Wathan, Desa Simpang Padang Kecamatan Bathin Solapan, Kabupaten Bengkalis. 


Hadir dalam kegiatan tersebut yaitu Buya Hamka Riau, Wakil Ketua BPDOB-RB Zaki Ulumunidin, A.Md, S.n, Sd.I, M.Pd, Dewan Pertimbangan BPDOB-RB Sanusi, S.H., M.H, Ketua BPDOB-RB Datuk Normansyah Abdul Wahab, dan sejumlah tamu undangan yang terdiri dari tokoh masyarakat, tokoh agama, insan pers dan tamu undangan lainnya. 




Acara diawali dengan pembacaan doa, kemudian dilanjutkan oleh Penyampaian Sambutan oleh Buya Hamka Riau. Menurutnya, pembentukan kabupaten baru memerlukan kekompakan, financial dan juga penyiapan sumber daya manusia. 


"Saya pada dasarnya mendukung rencana ini dan menyambut baik. Namun perlu diingat, kekompakan dan kebersamaan juga perlu ditingkatkan. Begitu juga dengan finansial yang cukup. Hal ini didasari pada pengalaman kami saat pembentukan Kabupaten Mandau dulu. Dimana kekompakan belum ada. Memang hal kekompakan ini yang agak susah. Masih banyak jalan yang akan kita tempuh, biaya yang besar dan kerja yang sungguh-sungguh. Namun jangan jadikan ini sebagai penghambat, dan harus terus berjuang. Semoga apa yang kita cita-citakan ini bisa terwujud, "jelasnya.





Acara dilanjutkan dengan penyampaian oleh Dewan Pertimbangan BPDOB-RB Sanusi, S.H., M.H atau lebih dikenal dengan Yung Sanusi. Dalam sambutannya Yung Sanusi menyampaikan, "memang dalam pembentukan Provinsi Riau Pesisir ini memang banyak tantangan dan juga jalan yang panjang. Namun semua ini dengan tekad yang kuat dan dukungan kebersamaan, kita yakin bisa mewujudkannya. Sebelumnya, kita sudah melakukan kegiatan silaturahmi di Dumai, Rokan Hilir dan Kabupaten Bengkalis. Alhamdulillah sambutannya sangat bagus. Kedepannya berbagai langkah dan koordinasi akan terus kita bangun."jelasnya.






Lanjut Yung Sanusi lagi, "Kita ingin membangun daerah kita, dengan tidak melupakan peran pemerintah pusat. Kita tetap Apa lagi kita merupakan daerah ini kemaritiman yang baik, sehingga kita berharap ini menjadi nilai lebih untuk pertimbangan. Kita juga punya hasil alam yang tak perlu diragukan. Daerah kita ini merupakan daerah objek vital nasional. Kita berharap dengan adanya objek vital nasional ini tentunya harus memiliki pengalaman yang lebih baik. Sekali lagi, ini menjadi pertimbangan untuk nantinya menjadi poin penting. Ada 3 hal yang perlu kita ingat, yaitu 1. Pendekatan Sosial kepada masyarakat. 2. Pendekatan Politik, dan pendekatan 3. Pendekatan Ekonomis,"imbuhnya.



Sementara itu, menurut Ketua BPDOB-RB Datuk Normansyah Abdul Wahab mengatakan, gerakan ini berangkat dari rasa ingin membangun daerah demi kehidupan masyarakat daerah pesisir yang lebih baik. "Rencana ini kembali kita upayakan, agar terwujud. Berbagai rangkaian kegiatan dan juga cara kita lakukan demi mewujudkan terwujudnya Provinsi Riau Pesisir. Tentunya ini tak terlepas dari perjuangan, dukungan dan juga harapan masyarakat yang mendukung kita selama ini. Kita sudah melakukan perjumpaan dengan tokoh-tokoh masyarakat, pemegang kepentingan dan juga lapisan masyarakat lainnya,"jelasnya.


Dalam acara itu juga dilanjutkan dengan kata sambutan oleh Bupati Bengkalis. Dan dilanjutkan dengan pemaparan naskah akademik oleh Tim Ahli, serta sesi tanya jawab. 

Komentar

Tampilkan

Terkini